Jerawat di Jidat Menggangu Penampilan? Ini Cara Mengatasinya
BEAUTY, TIMELINES.ID– Jerawat bisa tumbuh di bagian mana saja di wajah, salah satunya di dahi atau jidat. Agar masalah kulit ini cepat teratasi, penting untuk mengetahui penyebab dan cara menghilangkan jerawat batu di jidat.
Jerawat di jidat bisa terjadi karena berbagai faktor, termasuk hormon, stres, produk rambut yang salah, dan lainnya. Mengatasinya pun bisa menggunakan cara alami, ataupun obat-obatan. Yuk, simak lebih lanjut pembahasannya!
Jerawat di dahi menandakan bahwa area kulit tersebut kemungkinan mengandung minyak atau sebum berlebih. Hal ini bisa dipicu oleh kondisi rambut, perubahan hormon, penggunaan kosmetik atau obat tertentu, hingga stres.
Namun, terdapat pula penyebab jerawat di jidat lainnya yang perlu Anda waspadai. Berikut adalah penjelasan beberapa penyebabnya.
1. Sering Menyentuh Wajah
Salah satu penyebab jerawat di jidat yang mesti dihindari adalah sering menyentuh wajah. Kebiasaan ini, baik disengaja ataupun tidak, dapat mengakibatkan timbulnya jerawat di dahi.
Sebab, kalau menyentuh kening dengan tangan yang kotor, kulit akan berisiko mengalami infeksi hingga berjerawat. Bakteri jenis Propionibacterium acnes yang berkembang, menyumbat folikel rambut, serta menyebabkan peradangan.
Folikel yang tersumbat bisa membengkak dan membentuk komedo putih atau komedo hitam jika terpapar dengan udara luar. Untuk menghindarinya, Anda harus menghilangkan kebiasaan ini dan rajin mencuci tangan.
2. Rambut Kotor dan Berminyak
Kondisi rambut Anda juga dapat menjadi penyebab jerawat di dahi. Lebih tepatnya, rambut lepek yang kotor bisa menyebabkan penumpukan minyak dan bakteri sehingga berisiko menyumbat pori-pori di area jidat. Hal inilah yang dapat menimbulkan jerawat.
Selain itu, jika Anda memiliki ketombe, ada kemungkinan serbuknya akan jatuh pada kulit serta pakaian. Ketika serpihan itu jatuh ke kulit Anda, bakteri yang dibawanya bisa menyebabkan jerawat. Untuk mengatasinya, Anda dapat menggunakan sampo anti-ketombe dan kondisioner ringan yang sesuai dengan jenis rambut.
Tidak hanya itu, Anda juga harus memastikan produk untuk rambut aman bagi kesehatan kulit. Sebab, mungkin saja produk yang Anda gunakan termasuk penyebab jerawat di jidat.
Produk yang bisa jadi mengakibatkan hal ini adalah pomade berbasis minyak, gel rambut, atau wax. Produk-produk tersebut biasanya mengandung bahan-bahan yang dapat membuat kulit kepala, rambut, dan dahi lebih berminyak sehingga berpotensi memicu jerawat.
3. Perubahan Hormon
Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, perubahan hormon dapat memicu produksi minyak sehingga hal ini bisa menjadi salah satu penyebab jerawat di jidat.
Perubahan hormon utamanya terjadi pada masa pubertas, menstruasi, kehamilan, perimenopause, maupun menopause. Pada periode-periode tersebut, dapat terjadi ketidakseimbangan hormon sehingga kelenjar minyak terlalu aktif dan memicu produksi sebum berlebihan.
4. Iritasi Akibat Aksesoris dan Kosmetik
Iritasi pada kulit dahi juga bisa menyebabkan jerawat. Hal ini lebih mudah dialami oleh orang yang memiliki kulit sensitif.
Kemungkinan, iritasi diakibatkan penggunaan aksesoris atau kosmetik baru. Jadi, Anda harus memastikan aksesoris yang dikenakan di dekat wajah, seperti topi, serta makeup dan skincare baru aman untuk kulit.
5. Efek Samping Obat-obatan
