OLAHRAGA, TIMELINES.ID– Waktu masih kecil, permainan tradisional apa yang pernah kamu mainkan? Apakah gobak sodor, gundu, atau engklek? Meski hampir setiap daerah di Indonesia mengenal dan memainkan permainan ini, namun bisa jadi permainan peninggalan nenek moyang kita ini, memiliki nama yang berbeda-beda.

Manfaat dari permainan khas nusantara peninggalan nenek moyang kita ternyata punya banyak manfaat, lho. Beberapa manfaatnya yaitu seperti melatih keterampilan sensorik, kemampuan matematis, interaksi sosial dan motorik, hingga mengandung pesan moral ketika dimainkan bersama tembang dolanan.

Berikut beberapa contoh olahraga tradisional tersebut.

1. Gobak sodor

Gobak sodor adalah salah satu permainan jadul yang kini menjadi warisan budaya tak benda Daerah Istimewa Yogyakarta. Bentuk arena permainan ini persegi panjang dengan perbandingan panjang 16 meter dan lebar 8 meter, yang kemudian dibagi menjadi beberapa kotak berbentuk bujur sangkar.

Baca Juga  Dewangga dan Justin Batal Perkuat Tim U-23 Indonesia

Cara bermainnya, membuat dua kelompok dengan jumlah anggota 4-6 orang. Selanjutnya, masing-masing kelompok bergantian berdiri di atas garis, berjaga agar supaya anggota kelompok lawan tidak bisa masuk ke dalam arena permainan. Jika saat berusaha melewati garis kelompok lawan tersentuh kelompok yang berjaga maka kelompok lawan kalah.

2. Engklek

Engklek juga termasuk permainan olahraga tradisional karena mengharuskan pemainnya melompat atau dengan satu kaki dari satu kotak ke kotak lainnya. Biasanya, kotak digambar menggunakan kapur, arang, atau kayu jika di atas tanah.

Permainan ini biasanya dimainkan oleh 2 orang atau lebih dengan cara bergantian. Tidak dapat dipastikan apakah engklek merupakan permainan ini asli Indonesia atau bukan.

Baca Juga  Kuipers Bicara Soal Performa Kevin Di Laga Debut

Menurut beberapa pendapat, olahraga tradisional ini sudah dimainkan anak-anak sejak zaman Romawi Kuno. Dalam bahasa Inggris,  engklek dikenal dengan sebutan scotch hop.

3. Egrang

Egrang atau juga disebut dengan egrang sejatinya adalah alat olahraga tradisional yang berupa dua bilah bambu panjang dengan tatakan untuk berdiri di atasnya.

Selanjutnya, jenis olahraga tradisional ini dimainkan dengan menaiki kedua bilah bambu tersebut kemudian berjalan. Permainan ini memerlukan keterampilan mumpuni dalam menjaga keseimbangan tubuh.

4. Bentengan