Mau Jadi Juara? Pelajari Teknik dan Tips Lari Estafet
OLAHRAGA, TIMELINES.ID– Kamu pasti sudah tidak asing lagi dengan salah satu cabang olahraga populer yang disebut lari estafet. Bahkan kamu pun pastinya pernah mempraktekkannya di sekolah saat pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK).
Olahraga cabang lari ini membutuhkan lebih dari satu orang sehingga memerlukan kerjasama tim yang baik untuk bisa sampai ke garis finish.
Untuk mengetahui lebih banyak terkait cabang olahraga lari ini, kamu perlu menyimak penjelasan di bawah ini, dari mulai sejarah hingga tekniknya.
Mengenal Olahraga Lari Estafet
Lari estafet merupakan cabang olahraga atletik, salah satu nomor perlombaan lari yang diikuti empat orang pelari dalam sebuah tim dan bergiliran berlari sambil membawa tongkat.
Lari estafet juga dikenal dengan nama lari sambung karena dalam perlombaan pelari dalam satu tim akan saling melanjutkan atau menyambung jarak lari hingga pelari terakhir mencapai finish.
Secara umum, ada dua nomor pertandingan lari estafet yang telah dipertandingkan di ajang Olimpiade, yaitu nomor 4×100 meter dan 4×400 meter.
Angka 4 di depan menunjukkan jumlah pelari dalam satu tim, sementara 100 dan 400 meter menunjukkan jarak tempuh masing-masing pelari sebelum disambung pelari selanjutnya dengan memberikan tongkat estafet.
Selain dua nomor tersebut, perlombaan lari estafet juga dapat dimodifikasi sesuai jumlah peserta dan jarak tempuh pelari. Misalnya, untuk kategori anak, bisa dibuat nomor 5×80 meter atau 8×50 meter.
Macam-macam Teknik Lari Estafet
Memahami macam-macam teknik dasar lari estafet dapat membantu saat latihan sehingga lebih cepat menguasainya. Berikut ini macam-macam teknik dalam olahraga lari estafet yang perlu diketahui:
1. Teknik start
Seperti nomor perlombaan lari lainnya, start atau awalan dalam lari estafet juga merupakan hal yang penting karena bisa sangat mempengaruhi kemenangan. Ada dua jenis teknik start yang digunakan dalam lari estafet, yaitu:
Start jongkok, merupakan jenis start yang biasanya digunakan untuk perlombaan lari jarak pendek atau sprint. Dalam lari estafet, start jongkok hanya akan digunakan oleh pelari pertama. Start jongkok diawali dengan posisi berjongkok, salah satu lutut (umumnya kaki kanan) dan kedua telapak tangan menyentuh tanah.
