BANGKA TENGAH, TIMELINES.ID — Stunting menjadi salah satu masalah yang terjadi di masyarakat Kabupaten Bangka Tengah.

Stunting merupakan gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kurang gizi kronis dan infeksi berulang, yang ditandai dengan panjang atau tinggi badannya di bawah standar yang ditetapkan oleh menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kesehatan.

Tercatat, pada tahun 2022, angka prevelensi stunting Kabupaten Bangka Tengah berada pada kategori tinggi, yaitu 21,6 persen.

Angka ini turun pada tahun 2023 menjadi 19,44 persen, oleh karena itu sebagai bentuk aksi nyata, Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah menetapkan target prevelensi stunting pada tahun 2024 di angka 14 persen.

Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman mengatakan untuk mencapai target tersebut membutuhkan sinergi dan kolaborasi antara Pemerintah, Stakeholders dan Masyarakat.

Baca Juga  Kakek Pencari Udang di Pantai Sampur Ditemukan Tewas Tersangkut di Pohon Bakau