BANGKA TENGAH, TIMELINES.ID – Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) saat ini menjadi pionir pengembangan Sistem Informasi Daerah Potensial Penangkapan Ikan (Si Dolpin) cumi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).

“Si Dolpin cumi adalah pengembangan aplikasi spesifik untuk komoditi cumi, karena salah satu komoditi yang populer dan juga ekonomis penting serta ekspor adalah cumi,” kata Kepala Dinas Perikanan Bangka Tengah, Imam Soehadi kepada awak media pada Selasa (19/3/2024).

Menurut Imam, Babel juga dikenal sebagai daerah penghasil cumi, sehingga pihaknya sudah membuat aplikasi yang berkerjasama dengan Balai Riset dan Observasi Laut (BROL) Jembrana Bali.

“Aplikasi ini langsung nenampilkan spot data berupa titik koordinat yang nanti akan menggambarkan dimana saja populasi cumi berada, sehingga bisa ditangkap oleh para nelayan,” tuturnya.

Baca Juga  BNNK Bangka Ajak Personel Brimob Kompi Batalyon A Perangi Narkoba

“Kita ingin, aplikasi ini bisa memudahkan para nelayan dalam menangkap cumi dengan akurasi ketepatan data yang lebih baik,” tambahnya.

Ia menuturkan, saar ini resolusi pada aplikasi sudah diupdate lebih baik dari sebelumnya dan akan dilengkapi dengan mitigasi cuaca, mulai dari kencang gelombang, kecepatan angin, termasuk suhu dan lainnya.