Oleh: Novrianto Widiatama, S.Pd

“Waktu setahun itu laksana sebuah pohon. Bulan Rajab adalah waktu menumbuhkan daun, Syaban adalah waktu untuk menumbuhkan dahan, dan Ramadan adalah bulan memanen, pemanennya adalah kaum mukminin. (Oleh karena itu), mereka yang “menghitamkan” catatan amal mereka hendaklah bergegas “memutihkannya” dengan taubat di bulan-bulan ini, sedang mereka yang telah menyia-nyiakan umurnya dalam kelalaian, hendaklah memanfaatkan sisa umur sebaik-baiknya (dengan mengerjakan ketaatan) di waktu tersebut.” Lathaaiful Ma’arif

Kedatangan bulan Ramdan setiap tahunnya tidak berhenti menjadi penghibur hati orang mukmin. Bagaimana tidak, beribu keutamaan ditawarkan di bulan ini. Pahala diobral, ampunan Alloh bertebaran memenuhi setiap ruang dan waktu.

Seorang yang menyadari kurangnya bekal yang dimiliki untuk menghadapi hari perhitungan kelak, tidak ada rasa kecuali semangat menyambut Ramadan.

Baca Juga  Polres Bangka Tengah Buka Puasa Bersama Anak Yatim, Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadan

Insan yang menyadari betapa dosa melumuri dirinya, tidak ada rasa kecuali bahagia akan kedatangan bulan Ramadhan.

Maka dari itu, untuk meraih ketakwaan dalam berpuasa, terdapat tiga amalan utama yang dapat dilakukan seperti yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad saw, sebagai berikut:

1. Meningkatkan Salat

Meningkatkan salat berarti yang awalnya sekadar mengerjakan salat fardu maka sekarang ditambah dengan salat sunah rawatib yang melekat dengan salat fardu dapat dilakukan sebelum ataupun setelah salat fardu.

2. Banyak Berinteraksi dengan Al-Quran

Banyak berinteraksi dengan Al-Quran merupakan salah satu sunah yang dianjurkan oleh Rasululloh saw. Karena memberikan manfaat yang sangat banyak baik di dunia maupun di akhirat.

Baca Juga  Persija vs Bali United Hanya Bermain Imbang