OLAHRAGA, TIMELINES.ID– Bernardo Silva membawa Manchester City kembali ke final Piala FA ketika gol telat gelandang Portugal itu memastikan kemenangan 1-0 sang juara bertahan melawan Chelsea di Wembley pada hari Sabtu.

Pasukan Pep Guardiola berada di posisi kedua terbaik dalam jangka waktu yang lama di semifinal, namun Chelsea menyia-nyiakan serangkaian peluang sebelum Silva memberikan pukulan telak enam menit menjelang waktu penuh.

Terguncang oleh kekalahan mereka di perempat final Liga Champions melawan Real Madrid melalui adu penalti pada pertengahan pekan, City membutuhkan waktu untuk menghilangkan kesuraman dari akhir upaya treble mereka.

Mereka terhambat oleh absennya striker Norwegia Erling Haaland setelah ia mengalami cedera saat melawan Real, dengan Julian Alvarez tidak dapat memberikan pengaruh sebagai penggantinya.

Baca Juga  Gol Erling Haland Antarkan Manchester City Taklukan Copenhagen di Liga Champions

City mendapat dana talangan dari pemborosan striker Chelsea Nicolas Jackson dan Guardiola berharap kesuksesan yang diraih dengan susah payah akan memberikan dorongan tepat waktu saat mereka mengejar gelar ganda di Liga Premier dan Piala FA.

City akan menghadapi Manchester United atau Coventry, yang akan bertemu pada hari Minggu, di final pada 25 Mei dan akan mempertahankan gelar Liga Premier jika mereka memenangkan enam pertandingan terakhir mereka.

Ini akan menjadi final ke-13 City di kompetisi ini dan berpotensi mengulangi kemenangan 2-1 atas United tahun lalu di derby Manchester di Wembley.

Dikalahkan Liverpool di final Piala Liga pada Februari, penantian Chelsea untuk meraih trofi domestik pertama mereka sejak Piala FA 2018 berlanjut hingga satu musim lagi.

Baca Juga  Ji Da Bin Siap Bawa Indonesia Kalahkan Maroko

Ini merupakan pukulan pahit bagi bos The Blues, Mauricio Pochettino, yang mengalami musim pertama yang sulit sebagai pelatih dan masih belum meraih gelar di Inggris.

Semifinal dianggap sebagai kesempatan penyerang Chelsea Cole Palmer untuk menghukum klub lamanya karena menjualnya ke The Blues pada bulan September.

Guardiola mengatakan Palmer sempat meminta untuk meninggalkan City selama dua tahun sebelum akhirnya bergabung dengan Chelsea, di mana ia telah mencetak 23 gol di semua kompetisi ini, termasuk 11 gol dalam enam pertandingan terakhirnya.

Palmer, yang mencetak empat gol dalam kemenangan 6-0 atas Everton pada hari Senin, selalu menjadi ancaman bagi Chelsea, namun pada akhirnya kurangnya naluri membunuh timnyalah yang terbukti menentukan.

Baca Juga  Borneo FC Ingin Akhiri 2023 Dengan Tiga Poin