BEAUTY, TIMELINES.ID– Tabir surya yang dioleskan di kulit bekerja melalui kandungan khusus yang ada di dalamnya, dengan cara memberikan proteksi terhadap paparan sinar ultraviolet di kulit.

Proteksi tabir surya inilah yang memberikan manfaat yaitu menghindarkan kulit dari dampak negatif sinar ultraviolet, termasuk UVA dan juga UVB.

Meski bermanfaat, ternyata masih ada mitos yang kurang tepat mengenai penggunaan tabir surya. Banyak orang yang beranggapan bahwa penggunaan tabir surya akan membuat kulit menjadi semakin berminyak, bahkan membuat wajah semakin berjerawat.

Faktanya, produksi minyak berlebih hanya terjadi ketika Anda memilih tabir surya dengan tekstur padat dan terasa berat di kulit. Makanya, lo perlu paham cara memilih tabir surya yang tepat.

Baca Juga  Penyebab dan Cara Mengatasi Pusing saat Bangun Tidur

Berikut ini beberapa tips yang dapat membantu Anda memilih tabir surya yang sesuai dengan kebutuhan kulit berminyak Anda.

1. Pilih Tabir Surya dengan Kata Kunci “Non-Comedogenic”

Saat mencari tabir surya untuk kulit berminyak, pastikan untuk memilih produk yang bertuliskan “non-comedogenic” pada labelnya. Produk non-komedogenik dirancang khusus untuk tidak menyumbat pori-pori, yang dapat mencegah timbulnya jerawat atau peradangan pada kulit berminyak.

Dengan menggunakan tabir surya nonkomedogenik, Anda dapat menjaga pori-pori tetap bersih dan mengurangi risiko munculnya jerawat.

2. Pilih Formula Gel atau Cair

Tabir surya dengan formula gel atau cair seringkali lebih cocok untuk kulit berminyak daripada yang berbasis krim atau lotion. Formula gel atau cair cenderung lebih ringan dan cepat meresap ke dalam kulit tanpa meninggalkan rasa berat atau lengket.

Baca Juga  Kulit Kering di Bawah Mata, Ini 4 Cara Mengatasinya

Selain itu, produk berbahan dasar gel atau cair juga dapat membantu mengontrol produksi minyak berlebih pada kulit, sehingga membuat kulit terasa lebih segar dan nyaman sepanjang hari.

3. Perhatikan Kandungan SPF dan PA