Oleh: Heri Suheri, C.IJ.,C.PW., CA-HNR.,C.FLS.

Di era digital saat ini, pemanfaatan teknologi digital dan peningkatan literasi digital bukan lagi sebuah pilihan melainkan sebuah keharusan. Terlebih untuk bangsa Indonesia yang sedang berupaya mempercepat kemajuan di berbagai bidang, salah-satunya di bidang pendidikan terutama daerah daerah terpencil, pentingnya pemanfaatan teknologi digital dan peningkatan literasi digital tidak bisa diabaikan.

Pemanfaatan teknologi digital dan peningkatan literasi digital mencakup kemampuan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi secara efektif, untuk mengakses, mengelola, memahami, mengintegrasikan, berkomunikasi, mengevaluasi, dan menciptakan informasi. UNESCO (United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization) mendefinisikan literasi digital sebagai kemampuan untuk mengakses, mengelola, memahami mengintegrasikan, mengkomunikasikan, mengevaluasi dan menciptakan informasi dengan aman dan tepat melalui teknologi digital untuk ketenagakerjaan, pekerjaan yang layak dan kewirausahaan.

Baca Juga  Transformasi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia: Menyongsong Era 4.0 dalam Kemajuan Budaya dan Teknologi

Hal ini mencakup keterampilan seperti literasi komputer, literasi TIK, literasi informasi, dan literasi media yang bertujuan untuk memberdayakan masyarakat, dan khususnya kaum muda, untuk mengadopsi pola pikir kritis ketika berinteraksi dengan informasi dan teknologi digital, dan untuk membangun ketahanan mereka dalam menghadapi disinformasi, ujaran kebencian, dan ekstremisme kekerasan (unesco.org).

Oleh sebab itu, bentuk kemajuan sebuah bangsa sangatlah penting dalam pemanfaatan teknologi digital dan peningkatan literasi digital dalam masyarakatnya, berikut beberapa alasan mengapa teknologi dan literasi digital penting untuk kemajuan pendidikan bagi daerah terpencil di Indonesia.

Pemanfaatan teknologi digital dan peningkatan literasi digital memiliki potensi signifikan untuk membantu mengatasi kesenjangan pendidikan di daerah terpencil, berkat kemampuannya untuk menawarkan akses ke sumber belajar tanpa batasan geografis.

Baca Juga  PLN Babel Dorong Budaya Keselamatan Listrik dan Literasi Digital Melalui Program “PLN Goes to School”

Berikut ini beberapa cara pemanfaatan teknologi digital dan peningkatan literasi digital dapat digunakan untuk mengurangi kesenjangan tersebut:

1. Pendidikan Jarak Jauh dan e-Learning

Melalui platform pembelajaran online, siswa di daerah terpencil dapat mengakses materi pelajaran, video edukasi, dan sumber belajar lainnya yang mungkin tidak tersedia di lokasi mereka. Ini membantu menyediakan pendidikan berkualitas tanpa harus berpindah tempat.

2. Pemanfaatan Perangkat Mobile

Hampir semua orang memiliki akses ke perangkat mobile seperti smartphone. Aplikasi pembelajaran yang dapat diakses melalui perangkat ini memudahkan siswa untuk belajar di mana saja dan kapan saja, memecahkan masalah akses fisik ke institusi pendidikan.

3.Program Pelatihan Guru Online

Baca Juga  Peran Guru dalam Pandangan Ki Hajar Dewantara

Pemanfaatan teknologi digital dan peningkatan literasi digital juga mendukung pengembangan profesional guru melalui kursus online dan workshop virtual, memungkinkan guru di daerah terpencil untuk meningkatkan kualitas pengajaran mereka dan tetap terupdate dengan metode pembelajaran terbaru.