Oleh: Heri Suheri, C.IJ.,C.PW.,CA-HNR.,C.FLS

Proses penerbitan buku literasi dalam pantun karya siswa-siswi kelas 6 SD Negeri 6 Pangkalpinang, yang berjudul Pelikas (Pantun Edukasi Literasi Karya Siswa), karya dari kelas 6 A dan Peradik (Panen Literasi Pendidikan), karya dari kelas 6 B, sudah sepatutnya mendapatkan apresiasi sebagai bentuk dukungan gerakan literasi yang mengangkat kearifan lokal (local wisdom) dari masyarakat dan dunia pendidikan.

Karya-karya ini tidak hanya mencerminkan semangat belajar siswa dalam mengolah kata-kata dengan kreativitas, tetapi juga menunjukkan dedikasi wali kelas 6 sebagai pembina, Ibu Linggar Widya Pertiwi, S.Pd dan Ibu Silvia Dwi, M.Pd dalam membimbing siswa-siswi menuju puncak kemampuan literasi mereka.

Sebagai salah satu orang tua dari siswi di SD Negeri 6 Pangkalpinang, saya tentunya memberikan apresiasi yang membanggakan terhadap karya yang berjudul “Pelikas” (Pantun Edukasi Literasi Karya Siswa), dan “Peradik”(Panen Literasi Pendidikan), karya dari kelas 6, karena kedua buku ini menjadi bukti konkret bahwa literasi dan kreativitas bisa diwujudkan dalam bentuk yang menyentuh, yaitu melalui pantun.

Baca Juga  Doaku dan Doamu Menembus Langit yang Sama

Karya-karya ini tidak hanya menarik untuk dibaca, tetapi juga memberikan pesan-pesan edukasi yang bernilai tinggi bagi pembaca, terutama kalangan pelajar maupun anak-anak. Terlebih lagi, peran para wali kelas sebagai pembina, yaitu Ibu Linggar Widya Pertiwi, S.Pd dan Ibu Silvia Dwi, M.Pd, dalam proses pembuatan buku ini menjadi sorotan tersendiri.

Penulis turut mengapresiasi kesabaran, dedikasi, dan kegigihan mereka dalam membimbing siswa-siswi sehingga mampu menghasilkan karya-karya literasi yang cemerlang.