Hari Ini Belasan Warga Sadai Beri Hormat di Pintu Masuk KISS, Ikbal: 8 Tahun Hak Kami Belum Selesai
BANGKA SELATAN, TIMELINES.ID – Belasan warga Sadai Jumat (16/8/2024) pagi kembali mendatangi pintu masuk Kawasan Industri Sadai dan sekitarnya (KISS).
Kali ini aksi damai yang dilakukan sedikit berbeda. Menjelang HUT ke-79 RI, belasan warga ini memasang bendera Merah Putih sekaligus memberi hormat menyambut hari kemerdekaan.
Demikian dikatakan salah satu koordinator aksi, Ikbal, Jumat siang.
“Kami kembali lagi ke pintu masuk KISS, aksi damai kami lakukan dengan memberi penghormatan kepada bendera Merah Putih menyambut HUT ke-79 RI,” jelas Ikbal didampingi Kedi.
Di sisi lain, aksi damai ini dilakukan untuk menuntut hak ganti rugi lahan kepada PT RBA.
“Intinya masyarakat meminta hak mereka diselesaikan PT RBA, Apa lagi saat ini masyarakat sudah merasa dipermainkan dengan janji manis dari hari ke hari bulan ke bulan dan tahun ke tahun, 8 tahun hak kami dibiarkan oleh perusahaan,” tambahnya.
Menurutnya, masyarakat bingung karena semua seolah-olah diam
“Bahkan hal ini sudah diketahui oleh instansi pemerintah dan instansi lainya namun sampai saat ini belum ada penyelesaian.
Yang kami sayangkan setiap tindakan tindakan yang kami ambil seolah olah salah, padahal apa yang kami aspirasi kan benar apa adanya. Bahkan seolah olah kami ingin dibenturkan dengan pihak lain,” kata Ikbal.
Dilansir, buntut ganti rugi lahan yang belum juga diselesaikan PT RBA, Warga Desa Sadai Kecamatan Tukak – Sadai Kabupaten Bangka Selatan (Basel) menyegel pintu masuk di Kawasan Industri Sadai dan sekitarnya (KISS), Kamis (15/8/2024).
Kepala desa (Kades) Sadai M. Amin menyampaikan, warga tersebut menuntut kepada PT. RBA terkait kejelasan masalah ganti rugi lahan mereka.
“Warga ini meminta agar terealisasikan masalah ganti rugi lahan mereka yang belum terbayarkan,” sebutnya.
