BANGKA SELATAN, TIMELINES.ID — Direktur RSUD Bangka Selatan, dr Helen Sukendy menyebut bahwa, kondisi kesehatan mendiang NA (18) sudah dalam kondisi tidak baik ketika pertama kali masuk IGD.

Dokter pun menyarankan agar pasien menjalani rawat inap, lantaran pasien harus dilakukan perawatan intensif.

“Saat pasien pertama kali masuk IGD sudah dalam keadaan sangat lemah, pasien mengalami kesulitan gerak,” kata Direktur RSUD Junjung Besaoh Bangka Selatan, dr Helen Sukendy, Kamis 5 September 2024.

Menurut Helen, pasien di diagnosa alami gizi buruk, lantaran berat badan pasien tidak normal berdasarkan usia pasien.

“Kemungkinan sudah lama ya (gizi buruk). Pasien ditangani oleh dokter spesialis anak,” tutur Helen.

Baca Juga  Penganiaya Pria di Ponton TI Sukadamai Diciduk Polisi, Ternyata Ini Motifnya

Disamping itu, berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium, mendiang NA juga mengalami infeksi berat.

“Hasil cek lab, sel darah putih pasien meningkat dratis yang menunjukkan pasien mengalami infeksi berat, ” ungkap Helen

Helen menyampaikan bahwa, dokter menyimpulkan kematian mendiang NA disebabkan sepsis.