BANGKA TENGAH, TIMELINES.ID — Maraknya kasus bullying di lingkungan sekolah disikapi SMP Negeri 1 Koba dengan mengembangkan mekanisme alarm dini melalui program Kanti Bekisah.

Hal ini disampaikan Kepala SMPN 1 Koba, Hana Meilani kepada awak media pada Rabu, (9/10/2024) di kantornya.

“Alarm Dini ini kami buat dengan program Kanti Bekisah sebagai bentuk dukungan psikologis bagi anak-anak yang bermasalah, seperti ketika anak menjadi korban bullying ataupun kasus lainnya, namun belum mampu bercerita kepada keluarga dan guru, maka bisa bercerita dengan teman yang dipercayanya,” terangnya.

“Nanti teman kanti bekisah ini menjadi penghubung dan jembatan, agar anak ini mendapat penanganan dari kasus yang dihadapinya,” sambungnya.

Baca Juga  Sejak Dibangun 11 Tahun Lalu, SPAM Sarkowi Desa Nibung Belum Juga Berfungsi

Dikatakan Hana, program Kanti Bekisah ini bukan untuk mencari solusi ataupun memecahkan masalah, tetapi sebagai penghubung anak-anak yang memiliki kasus kekerasan ataupun korban bullying dengan guru yang bisa dipercaya ataupun orangtuanya.