Diskominfo Babel Kawal Demokrasi Bebas Hoaks

PANGKALPINANG, TIMELINES.ID — Ketua Tim Pengelolaan dan Penyediaan Informasi Diskominfo Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Leo Randika menjadi salah satu narasumber dalam acara talkshow yang mengangkat tema Mengawal Demokrasi Bebas Hoaks, di Aula Universitas Pertiba, Pangkalpinang, Jumat (8/11).

Menjawab pertanyaan dari pembawa acara terkait strategi Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Babel dalam upayanya mencegah dan memerangi berita hoaks di masa pilkada ini, Leo Randika pada program dialog itu menyampaikan, memerangi hoaks memang bukan sekadar tugas temporer yang hanya dilakukan saat masa pilkada.

“Ini memang sudah tugas dan fungsi kami di Diskominfo sebagai lembaga yang berfungsi menjaga informasi yang sehat dan akurat di tengah masyarakat. Tugas ini menjadi salah satu peran penting Diskominfo dalam menciptakan partisipasi publik yang cerdas dalam memahami informasi yang mereka terima sehari-hari,” katanya.

Baca Juga  Riza Herdavid Sampaikan Usulan Perubahan Permendagri ke Pj Gubernur Babel, Segini Luasnya

Diskominfo Babel juga terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan literasi digital masyarakat, terutama melalui kampanye “Babel Semakin Cakap Digital.” Kampanye ini menekankan pentingnya penguasaan empat pilar utama literasi digital, yaitu keterampilan cakap digital, etika digital, budaya digital, dan keamanan digital.

“Melalui sosialisasi dan pelatihan, Diskominfo mengedukasi masyarakat agar mampu memahami, memilah, dan menilai kebenaran informasi yang mereka terima dalam lingkungan digital,” ungkapnya.

Dalam paparannya, Leo juga menyoroti rendahnya literasi digital di Indonesia, yang menjadikan hal itu sebagai tantangan besar.

“Berdasarkan data UNESCO tahun 2021, hanya 1 dari 1.000 orang di Indonesia yang memiliki minat membaca, bahkan hoaks kerap kali disebarkan oleh mereka yang tidak paham akan validitas informasi yang dibagikan,” terangnya.

Baca Juga  PPID Babel Terima Kunjungan Kerja PPID Provinsi Jambi