Alasan Masyarakat Babar Wajib Pilih Bersanding, Simak Orasi Bong Ming Ming
BANGKA BARAT, TIMELINES.ID — Bong Ming Ming, Calon Wakil Bupati Bangka Barat (Cawabup Babar) Nomor Urut 1 menyampaikan beberapa hal. Dalam kegiatan kampanye terbuka yang dihelat pada Kamis (22/11/2024) tadi malam di Lapangan Bola Keranggan.
Dia menegaskan, berkumpulnya ribuan masyarakat pada 120 titik kampanye paslon dengan jargon Bersanding Agik itu bukan perkumpulan biasa. Tetapi berkumpul untuk berjuang bersama-sama bagi seluruh masyarakat di Negeri Sejiran Setason.
“Kenapa bisa begitu, tahun 2020 lalu, bapak-bapak dan ibu-ibu yang ada di hadapan saya mungkin bagian-bagian para pejuang Bersanding pada waktu itu. Atau minimal menjadi pemilih pasangan Bersanding pada waktu itu,” ungkap Bong Ming Ming.
Meski belum memilih pada 2020 lalu, ia berharap mudah-mudahan mulai hari ini sampai 27 November 2024 nanti menjadi pejuang pasangan Bersanding. Atau minimal menjadi pemilih pasangan Bersanding untuk kembali memimpin Babar 5 tahun ke depan.
“Berkat perjuangan, doa masyarakat di Kampung Keranggan, pasangan Bersanding menjadi pemenang pada Pilkada 2020 lalu. 100 hari pertama kepemimpinan Haji Sukirman beliau menetapkan Babar berobat gratis cukup membawa KTP Babar,” ujarnya.
Selain itu, setiap harinya rata-rata terdapat 150 orang yang menggunakan program berobat gratis. Mulai dari Puskesmas, RSUD, termasuk pasien rawat inap, ICU, operasi, cuci darah bahkan sampai dirujuk ke Ibukota Jakarta dan Palembang, Sumsel.
Bahkan untuk rujukan ke luar daerah itu Pemda pun memfasilitasi tiket transportasi bagi dua orang. Untuk pasien serta pendamping dan mereka juga disiapkan rumah singgah. Bahkan menerima uang saku 105 ribu sehari selama 90 hari kegiatan pengobatan.
“Itu lah yang sudah dilakukan oleh beliau, Bapak Haji Sukirman sebagai Bupati. Semua itu bisa terwujud karena bapak dan ibu ikut berjuang bersama Bersanding. Ke depan kami akan meningkatkan berobat gratis dengan pelayanan yang optimal,” sebutnya.
Salah satunya layanan ambulans gratis yang terintegrasi dengan sampai ke desa-desa. Ketika ada masyarakat yang sakitnya sudah parah tinggal telepon 119. Mereka juga akan bangun semua Puskesmas Pembantu (Pustu) yang ada di desa-desa di Babar.
