BANGKA BARAT, TIMELINES.ID — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bangka Barat (Babar) menyebut penggunaan Identitas Kependudukan Digital (IKD) di wilayahnya belum efektif.

Pasalnya dari 154.000 penduduk wajib KTP, baru ada 3.616 orang yang melakukan aktivasi di aplikasi IKD atau 2,29 persen. Dari jumlah itu kebanyakan masyarakat di perkotaan yang menggunakannya.

Sedangkan di perdesaan belum ada mengaktivasi. Kepala Disdukcapil Babar, Muhammad Kaidi mengatakan tujuan identitas kependudukan digital ini untuk menggantikan ktp fisik, namun tidak mengurangi fungsinya.

Baca Juga  PT Timah Ikut Dukung Festival Jiran Nusantara: Promosikan Pariwisata dan Budaya Bangka Barat