Bangka Barat Diharapkan Terima DBH Timah Terbesar di Babel, Deddi Ungkap Alasannya

BANGKA BARAT, TIMELINES.ID – Deddi Wijaya, Anggota DPRD Kabupaten Bangka Barat (Babar) dari Fraksi Golkar berharap pemerintah pusat akan menyalurkan Dana Bagi Hasil (DBH) dari royalti timah secara proporsional ke Provinsi Bangka Belitung (Babel).

Pasalnya, tarif royalti untuk komoditas Mineral dan Batu Bara (Minerba) termasuk logam timah resmi naik pada tahun 2025 ini. Aturan tersebut telah diteken Menteri ESDM Bahlil Lahadalia untuk tarif baru royalti timah dari maksimal 3, menjadi 3-10 persen.

“Dengan semakin besarnya Royalti PT Timah jelas perolehan hasilnya yang akan dibagi dalam bentuk DBH ke Babel itu akan kian meningkat. Jadi saya harap ke depannya pusat bisa menyalurkan DBH secara proporsional,” ujar Deddi Wijaya, Senin (21/4/2025).

Baca Juga  Saksi Pertanyakan PPK Mentok Tunda 2 Hari Umumkan Hasil Rekap Suara Pemilu 2024

Selain proporsional, pria yang menjabat Wakil Ketua Komisi I DPRD Babar itu juga berharap penyaluran DBH dilakukan secara adil. Mengingat Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah TBK terbesar di Provinsi Bangka Belitung ada di Negeri Sejiran Setason.

“Pabrik Peleburan Timah pun juga adanya di Mentok. Sudah sewajibnya Babar mendapatkan DBH hasil pertambangan yang lebih besar dari pada kabupaten lainnya. Apalagi saat ini kita tau kondisi keuangan Babar sedang tidak baik-baik saja,” jelasnya.