oleh Ustad Alanshori, S.Th.I., M.Pd, Pimpinan Pontren Quran Cahaya Bangka Selatan

 

Ada satu bulan yang ditunggu-tunggu oleh seluruh umat muslim, dan bahkan oleh umat beragama lainnya. Hampir seluruh pelosok dunia orang-orang muslim yang beriman selalu menunggu dengan penuh suka cita dan pengharapan, orang –orang beriman menyambutnya dengan berbagai cara yang tentunya penyambutan yang mengembirakan dan bersuka ria.

Nabi Muhammad SAW dan para Shabatnya serta para Ulama’ terdahulu selalu menyambut tamu ini jauh-jauh hari bahkan berbulan-bulan sebelumnya. Berbagai hal yang dilakukan dalam memupuk bekal dalam menyambutnya baik bekal secara ruhiyah maupun materil. Bahkan Nabi SAW selalu melantunkan doanya sejak masuk bulan Rajab, adapun doa yang selalu dilantunkan oleh nabi SAW adalah:

Baca Juga  Jelang Ramadhan, Jokowi Minta Jajaranya Pantau Ketersedian 12 Komoditas Pangan

Artinya: Ya Allah berkahilah kami dibulan rajab dan sya’ban dan sampaikanlah kami dibulan ramadhan.

Lantas apakah tamu agung yang selalu dirindukan tersebut?, apakah keutamaan dari tamu agung tersebut? Dan apa yang harus kita lakukan jika sudah memasuki bulan tersebut?.

Tamu agung dan suci tersebut adalah bulan Ramadhan, bulan yang mana di dalamnya umat islam diwajibkan berpuasa, bulan yang mana Allah abadikan dalam Al Quran sebagai pengingat untuk berburu kebaikan dan pengharapan dari Allah SWT dan kita sudah memasukinya dengan gembira.

Bulan Ramadhan bulan kegembiraan bagi jiwa-jiwa yang beriman bagi hati-hati orang yang mengharapkan rahmat dari Allah SWT dan menridukan amal kebaikan. Bulan Ramadhan bulan yang sangat dahsyat bagi orang-orang yang selalu mengejar rahmat dari sang pencipta.

Baca Juga  Berkah Ramadhan, PWI Basel Bagi-bagi Takjil di Dua Pesantren di Toboali