BANGKA TENGAH, TIMELINES.ID – Dalam kunjungannya ke Kabupaten Bangka Tengah (Bateng), Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Hidayat Arsani banyak berbicara tentang konflik tambang.

Hidayat Arsani menyampaikan pandangannya itu pada saat pidato kunjungan kerja di GSG Bangka Tengah, Rabu (7/5/2025).

Awalnya, Hidayat Arsani mengatakan Kepulauan Bangka Belitung merupakan daerah yang kaya, karena mempunyai segalanya kecuali batu bara dan emas.

“Negeri ini kaya, alamnya hebat, apa pun ada, kecuali emas tidak ada, batubara tidak ada. Kita menguasai dunia pertimahan, tapi mengapa kita harus ribut,” ujarnya, Rabu (7/5/2025).

Hidayat Arsani bertanya-tanya, mengapa harus demo-demo di Kantor Pemprov Babel, padahal lebih baik permasalahan diselesaikan dengan cara duduk bersama.

Baca Juga  Gubernur Hidayat Bersama Persatuan Ojol Babel Nyatakan Sikap Menolak Tindak Kekerasan dan Anarkisme

“Kalau ada perkara tidak sesuai (kehendak) rakyat, bukan dengan (cara) demo, kita punya pengadilan tata usaha negara (PTUN),” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan kepala daerah baik itu gubernur atau bupati punya tanggung jawab besar terhadap daerahnya, sehingga jangan sekali-kali menandatangani kebijakan yang salah untuk rakyat.