Karya: Laudia Syahrah

Di palung lupa, ada sunyi bersemayam kelam
Kenangan terendap, dalam bisu tanpa kalam
Seperti jurang dalam, tanpa tepian yang nyata
Kuturun perlahan, walau jiwa merayap buta

Dulu diufuk senja mentari pernah membias
Hingga bias lembut, menusuk dalam kegelapan jiwa
Tak bisa dirasa sisa tawa, dengan sentuhan yang membekas,
Kata-kata indah yang kukira teduh ternyata ringkas

Baca Juga  Cinta Segi Enam (Puber ke-2)