Suami Pilihan Orang Bunian
Suami Pilihan Orang Bunian
Oleh: Yoel Chaidir
Di akhir hembusan napasnya, Leman masih sempat melafazkan kalimah tauhid dengan lirih.
Suara itu terdengar pelan, ia tersenyum dan menutup matanya.
Sekujur tubuh kaku dan dingin. Wajahnya pucat tanda jiwa telah kembali. Hanya tinggal raga yang terbaring di antara kerumunan sanak saudara yang terisak menahan tangis duka.
***
Leman, pria paruh baya tinggal di sebuah desa di Kecamatan Kabupaten Bangka Selatan.
Hingga ajalnya hidup, ia membujang dan tidak berumah tangga selayaknya pemuda biasa.
Namun di balik kebiasaan masyarakat, keseharian Leman banyak menghabiskan waktu di sebuah kebun yang tak begitu jauh dari batas perkampungan antardesa.
Walaupun dalam pandangan lahiriah Leman tidak mempunyai istri namun bukan rahasia bagi masyarakat desa Leman mempunyai istri secara gaib.
Hal ini terbukti sering kali Leman terlepas kata dalam bicara. Leman berbicara seakan ada seseorang yang menemaninya di pondok kebun.
