Langit Menyambutnya, Dunia Belajar darinya (Bagian 16)

Oleh: Muhammad Bachtiyar — Pengajar di Pondok Pesantren Qur’an CAHAYA

Kesuksesan tak selalu berwajah glamor. Kadang, ia justru bersemayam dalam kehidupan yang tenang, bersahaja, namun penuh manfaat. Inilah salah satu potret indah dari rumah tangga Nabi Muhammad ﷺ dan Sayyidah Khadijah radhiyallahu ‘anha. Pasangan sukses secara materi, namun pilih hidup sederhana dan penuh kontribusi.

Sejak awal, Khadijah bukan hanya pengusaha sukses, tapi juga sosok perempuan berhati mulia. Dalam riwayat Sirah Ibnu Hisyam, disebut bahwa di masa sebelum Islam datang dan kejahiliayah merebak luas, ia kerap menyelamatkan bayi-bayi perempuan dari pembunuhan, memberi perlindungan bagi yang tertindas, serta membuka pintu rumahnya bagi yang membutuhkan. Saat menikah dengan Rasulullah ﷺ, keduanya menjadi kekuatan ganda dalam kebaikan. Harta tak menjadi tumpuan hidup, tetapi alat perjuangan.

Baca Juga  Mengenal Tradisi Penganten di Pulau Lepar

Hidup yang Lapang, Tapi Tak Melekat

Pasangan ini punya kelapangan finansial yang mumpuni. Rasulullah ﷺ adalah pedagang terpercaya dengan julukan al-Amin, dan Khadijah pemilik modal besar yang cerdas memilih mitra usaha. Namun, rumah mereka jauh dari kemewahan. Tiada singgasana. Tak ada perabotan emas. Tidak hidup dalam pesta pora seperti para tokoh Quraisy lainnya. Rumah mereka justru tempat lahirnya misi agung kenabian.

Khadijah sendiri yang melayani kebutuhan rumah tangga. Rasulullah ﷺ pun ikut membantu pekerjaan rumah. Inilah rumah yang menjadi sumber cahaya bagi dunia.

Sepanjang hidup bersama, Khadijah dan Rasulullah ﷺ menjadikan harta sebagai jalan jihad sosial. Ketika dakwah dimulai, mereka mengeluarkan harta tanpa hitung-hitungan. Tercatat di antaranya harta Khadijah digunakan untuk membeli kebebasan budak Muslim yang disiksa karena beriman. Selain itu, hartanya dihabiskan untuk memberi makan dan membeli air minum saat masa pemboikotan di Syi’b Abu Thalib, ketika Bani Hasyim diisolasi sosial dan ekonomi selama tiga tahun. Beliau juga selalu menyokong kaum dhuafa dan mualaf yang terusir dari keluarganya karena Islam.

Baca Juga  KPU Kota Pangkalpinang Eliminasi Ratusan Pelamar PPK

Dalam sebuah hadits, Rasulullah ﷺ yang menunjukkan betapa besar peran dan kontribusi Sayyidah Khadijah radhiyallahu ‘anha dalam mendukung dakwah beliau, khususnya dari sisi finansial. “Tidak ada harta yang lebih aku nikmati manfaatnya selain harta Khadijah.” (HR. Ahmad, al-Hakim dengan sanad hasan)