Kementerian Transmigrasi dan Unpad Sosialisasi di Basel: Peningkatan Kualitas Ekspor Produk Kawasan Transmigrasi

BANGKA SELATAN, TIMELINES.ID — Kementerian Transmigrasi, bekerja sama dengan Universitas Padjajaran (UNPAD) Bandung dan Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan (Pemkab Basel) menggelar sosialisasi dan tindak lanjut program produk ekspor di Kawasan Transmigrasi Batu Betumpang, Rabu (16/10/2025).

Acara yang bertujuan mendorong produk unggulan lokal menjadi komoditas ekspor ini dilaksanakan pada Rabu (15/10/2025) di Sewarna Manunggal Hotel Toboali.

​Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Direktur Promosi dan Pemasaran Produk Unggulan Kementerian Transmigrasi, Ir. Widarjanto, Direktur Pendidikan Non Gelar UNPAD, Drg. Erli Sarilita, beserta tim. Turut hadir Kepala Disnakertrans dan Kepala DKUMDAG Bangka Selatan.

Baca Juga  Pemkab Bangka Selatan Raih Penghargaan Implementasi 100 Persen Pembayaran Gaji ASN melalui SIPD

Sosialisasi diikuti oleh 30 peserta yang terdiri dari Kelompok Tani, Anggota Gapoktan, Petani Lada, BUMDesa Mitra Lada Bersatu, serta perwakilan dinas terkait Pemkab Bangka Selatan. Materi yang disampaikan berfokus pada potensi komoditas unggulan Bangka Selatan, khususnya lada putih yang telah terkenal.

​Direktur Promosi dan Pemasaran Produk Unggulan Transmigrasi, Ir. Widarjanto, usai kegiatan menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari transformasi yang diinisiasi oleh Menteri Transmigrasi.

“Kami ingin mengubah kawasan transmigrasi yang semula hanya perpindahan penduduk menjadi pusat pertumbuhan ekonomi untuk menciptakan masyarakat yang berkembang dan sejahtera,” ujarnya.

​Ir. Widarjanto menambahkan, kegiatan ini secara spesifik mendorong produk-produk unggulan di Kawasan Transmigrasi Batu Betumpang, seperti beras, lada putih, sapi, terasi, kelapa sawit, dan karet.

Baca Juga  Naura Shafa Zahira, Pelajar asal Bangka Selatan Berlaga di Kompetisi WYIE Malaysia

“Kami dorong agar produk-produk ini dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat transmigrasi dan bahkan mencapai kualitas produk ekspor,” tegasnya.

​Ia menjelaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan kapabilitas para pelaku usaha di Kawasan Batu Betumpang untuk menghasilkan produk unggulan berstandar ekspor.