Meraih Kesuksesan Melalui Rida Guru
Meraih Kesuksesan Melalui Rida Guru
Oleh: Rudiyanto, S.Pd.,Gr — Guru Pendidikan Agama Islam, Kabupaten Bangka Selatan
Dalam perspektif Islam, guru memiliki kedudukan yang sangat mulia. Guru merupakan pewaris risalah para nabi dan pembimbing menuju jalan kebenaran. Kita semua bisa sukses dan menggapai cita-cita berkat ilmu yang telah diberikan oleh seorang guru. Oleh karena itu, setelah kita sukses, hendaknya kita tidak melupakan jasa seorang guru yang telah bersusah payah mendidik kita.
Dewasa kini, muncul berbagai fenomena yang cenderung mendiskreditkan profesi seorang guru. Berbagai fenomena-fenomena tersebut seperti murid melawan dan berkata kasar kepada gurunya, murid bersama orang tua memprovokasi dan mengancam gurunya, murid mengumpat dan membuli gurunya dan lain sebagainya.
Fenomena-fenomena tersebut disinyalir akibat dari pertumbuhan arus globalisasi dan perkembangan dunia Teknologi, Informasi dan Komunikasi (TIK) yang tidak tersaring. Sehingga para murid cenderung bersikap liberal (bebas) dan cenderung meninggalkan nilai-nilai moral serta jati luhur bangsa Indonesia.
Sebagai murid yang cerdas dan berkarakter, hendaknya harus senantiasa menggapai rida seorang guru. Menggapai rida seorang guru berarti bagaimana upaya murid untuk meraih restu dan kerelaan seorang guru. Adapun beberapa upaya yang dapat dilakukan seorang murid untuk menggapai rida seorang guru antara lain adalah sebagai berikut:
1. Menjaga Hubungan Baik dengan Guru
Hubungan baik dengan seorang guru harus senantiasa dijaga agar kita semua dapat meraih rida dari seorang guru. Caranya adalah dengan senantiasa menjalin silaturahim, bertegur sapa ketika berjumpa di jalan, berkomunikasi melalui media sosial, berkunjung ke rumah guru dan lain sebagainya
2. Menghormati dan Menghargai Guru
