3 Tahun Terakhir PAD Bangka Barat Alami Fluktuasi

BANGKA BARAT, TIMELINES.ID — Dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir, Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk Kabupaten Bangka Barat (Babar) bisa dikatakan fluktuatif. Namun nilainya itu tidak pernah lebih dari Rp 100 miliar.

Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Babar, Muhammad Ali mengungkapkan pada tahun 2022, PAD terealisasi di angka Rp88.288.585.422,04. Sementara di 2023 terealiasi Rp78.773.698.519,26.

“Sedangkan tahun lalu atau 2024, PAD kita terealisasi Rp80.596.400.416,57. Angka capaian PAD setiap tahunnya itu terdiri dari 4 sumber. Pertama pajak, retribusi, kekayaan daerah yang dipisahkan dan lain-lain PAD yang sah,” ujarnya, Kamis (13/11/2025) siang.

Ia menuturkan, pada tahun 2022 sektor pajak menyumbang pendapatan senilai Rp21.724.751.484,90 atau terealisasi 72,02 persen. Sektor retribusi berhasil menyumbang Rp7.355.787.438,00 atau terealisasi sekitar 68,60 persen.

Baca Juga  65 Anggota Paskibraka Bangka Barat Tahun 2023 Resmi Dikukuhkan