Oleh: Heru Sudrajat 

Aku kangen
Bermain lumpur
Pada sawah sawah
Subur makmur
Seperti bubur
Buatan embokku
Warnanya jujur lebur
Tidak hancur
Meski waktu mencukur

Aku kangen angin semilir
Dengar tembang ilir-ilir
Berbaring diantara
Rumput rumput liar
Menjalar pikiran
Pada sunyinya desaku
Yang membuka kenangan
Main layang layang
Berlarian pada petak petak
Sawah bawa berkah
Bersama sahabatku

Aku tidak tahu
Diamku jadi lesu
Membatu beku
Dikelilingi bangunan tinggi
Pagar besi bergerigi
Merusak mata hati
Semua berubah arah
Tidak ada sawah
Tidak ada lenguh kerbau
Tidak ada lumpur
Kabur diantara nafas
Sekarat petani terkapar

Baca Juga  3 Puisi Cinta yang Bikin Luluh Pasangan