BANGKA SELATAN, TIMELINES.ID – Tim SAR Gabungan meluncurkan operasi pencarian intensif di Sungai Nyirih, Kecamatan Air Gegas, Kabupaten Bangka Selatan setelah seorang nelayan dilaporkan hilang yang diduga kuat akibat serangan buaya pada Kamis (16/4/2026).

​Korban, Doli (40), dilaporkan hilang saat tengah mencari ikan bersama rekannya menggunakan sampan pada pukul 09.00 WIB. Kecurigaan muncul ketika rekan korban melihat sampan milik Doli ditemukan dalam kondisi kosong di tengah sungai tak lama setelah mereka berpencar.

Mengingat lokasi tersebut dikenal sebagai habitat buaya, warga segera melaporkan kejadian ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang.

Menanggapi tingginya risiko serangan predator di lokasi pencarian, Kantor SAR Pangkalpinang membekali tim rescue dengan peralatan khusus. Sebanyak 2 set CAPE (Crocodile Attack Protection Equipment) dikerahkan ke lapangan guna melindungi personel saat melakukan penyisiran di area perairan yang rawan.

Baca Juga  Sebelum Hilang, Masari Sempat Bilang Ada Melihat Buaya di Sungai Kepuang Delas

​”Selain tim dari Pangkalpinang dan Unit Siaga SAR Toboali, kami juga mengerahkan Drone Thermal untuk menyisir area rawa dari udara. Peralatan keselamatan dari serangan buaya (CAPE) menjadi prioritas utama demi keamanan personel di lapangan,” ungkap otoritas SAR setempat.