Penulis: Nanda Pratama

Masa depan perkebunan sawit Indonesia terutama di Bangka Selatan ada di tangan generasi muda. Selama ini profesi petani sering dianggap pekerjaan lama, kotor, dan kurang menjanjikan. Padahal kenyataannya, sektor kelapa sawit adalah salah satu penopang ekonomi terbesar di Indonesia terutama di Bangka Selatan.

Karena itu, petani sawit muda harus mulai berpikir lebih maju agar bisa “naik kelas”, bukan hanya menjadi pekerja kebun, tetapi juga menjadi pengelola usaha yang modern dan mandiri.

Generasi muda petani sawit saat ini memiliki peluang besar karena hidup di era teknologi. Mereka bisa belajar melalui media sosial, mengikuti pelatihan online, hingga memasarkan hasil usaha secara digital. Cara bertani juga tidak lagi harus dilakukan secara tradisional.

Baca Juga  Generasi Teknologi Tak Harus Tinggalkan Tradisi