PT Timah Perkuat Program PPM: Dari Kelompok Rentan hingga Pemberdayaan Ekonomi Lokal

PANGKALPINANG, TIMELINES.IDPT TIMAH (Persero) Tbk terus memperkuat komitmennya dalam melaksanakan Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) sebagai bagian dari upaya menciptakan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat di wilayah operasional perusahaan.

Bagi PT TIMAH, keberadaan perusahaan tidak hanya berorientasi pada aktivitas operasional, tetapi juga bagaimana kehadiran perusahaan dapat memberikan dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan yang nyata bagi masyarakat sekitar.

Melalui berbagai program pemberdayaan, PT TIMAH secara konsisten mendorong peningkatan kapasitas masyarakat, memperkuat kemandirian ekonomi, serta membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah, komunitas lokal, lembaga masyarakat, hingga berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Baca Juga  Ditutup Besok, Sebanyak 171 Peserta Daftar Program Pemali Boarding School

Program PPM yang dijalankan perusahaan menyasar berbagai sektor mulai dari pendidikan, kesehatan, ekonomi masyarakat, lingkungan, ketahanan pangan hingga pemberdayaan kelompok rentan.

Sepanjang 2025, PT TIMAH menjalankan sejumlah program strategis yang dampaknya telah dirasakan langsung oleh masyarakat.

Dalam sektor pemberdayaan ekonomi masyarakat, perusahaan menjalankan Program Pemuda Pemudi Berkarya (PEPAYA) di Desa Rias yang mendorong kreativitas generasi muda melalui pengolahan barang bekas menjadi produk bernilai ekonomis. Tahun ini, perusahaan memperkuat program tersebut dengan pembangunan galeri untuk mendukung pemasaran produk kelompok.

Di sektor pertanian, perusahaan juga mengembangkan program budidaya jagung di Desa Badau, Kabupaten Belitung dengan melibatkan kelompok tani lokal serta berkolaborasi bersama pemerintah desa dan Dinas Pertanian.

Baca Juga  Perkuat Aspek K3, PT Timah Intensifkan Pemasangan Rambu Keselamatan

PT TIMAH juga melanjutkan Program Blue Resilience Initiative Action (BERLIAN) Pulau Kundur yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat pesisir dalam menghadapi dampak perubahan iklim.

Program ini melibatkan berbagai kelompok rentan melalui kegiatan budidaya ikan kakap putih, pembibitan mangrove, hidroponik, penguatan UMKM, sekolah sadar iklim hingga pengelolaan sampah berbasis masyarakat.