Ridwan Djamaluddin Berencana Merotasi Pejabat di Pemprov Babel, Diduga Ini Pemicunya
“Saya selalu katakan, kita ini bekerja untuk bahagia. Kalau saya seorang teknis disuruh katakanlah kepala dinas yang mengurusi agama, itu kan nggak pas. Nggak nyaman juga. Jadi tujuan asesmen juga untuk memperlihatkan kesesuaian pejabat dengan tugasnya,” ungkapnya, Rabu (4/1/22).
Kemudian, lanjut RD, penyegaran kelak untuk persiapan menghadapi tantangan besar yang akan datang. “Kita harus bekerja cepat, bekerja luar biasa. Karena bolak balik pak Presiden menyatakan keadaan kelak tidak mudah, tantangan besar sehingga kita harus bekerja di luar kebiasaan itu adalah suatu yang saya harapkan,” katanya.
Lewat penyegaran ini pula, menurut Dirjen Minerba ini, akan memberi peluang aparatur sipil negara (ASN) untuk meningkatkan karirnya sebagai birokrat. “Intinya kita ingin teman-teman ini memperlihatkan kinerja yang luar biasa l, termasuk membuka peluang bagi yang belum menjadi pejabat kalau memang berprestasi bagus untuk ditingkatkan karirnya,” imbuhnya.
Ia juga memastikan, selama assessment berlangsung pada hari ini, Rabu (4/1) hingga dua hari kedepan tidak akan mengganggu pelayanan birokrasi di Pemprov Babel. Diketahui assessment kinerja oleh Daya Dimensi Indonesia ini diikuti 34 pejabat eselon II Pemprov Babel di Kantor Pusat Daya Dimensi Indonesia, Kawasan Mega Kuningan pada 4-6 Januari 2023. Asesmen akan dibagi menjadi tiga sesi yang diikuti 12 peserta per hari. “Karena sehari saja, kemudian gantian,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.