“Sudah siuman. Tapi belum boleh bergerak terlalu banyak terutama di bagian lehernya”, lanjut Bayu saat dihubungi via pesan WhatsApp.

Ra merupakan anak ke 3 dari 4 bersaudara. Menurut Bayu, keponakan laki – lakinya ini dikenal sebagai sosok anak yang pendiam dan kerab bermain dengan keempat teman yang menyerangnya pada peristiwa Kamis sore (5/1/2023).

“Mungkin gurunya yang lebih paham bagaimana watak dan karakter keponakan saya. Kalau saya rumahnya agak jauh dari dari rumah Ra. Tadi juga rombongan guru datang membesuk Ra ke Rumah Sakit. Kami atas nama keluarga mengucapkan terima kasih atas do’anya bagi keponakan saya yang sudah melalui masa kritisnya,” tutup Bayu.

Baca Juga  Merasa Disinggung Pj Gubernur, Sekda Babel Siap Ajukan Pensiun Dini demi Maju ke Senayan