Balita Korban Rudapaksa Ayah Kandung di Bangka Pengen Mainan Latto Latto
“Belum ada yang bersekolah karena ketiganya tidak punya identitas. Tapi sedang dibikin biar nanti bisa sekolah”, lanjut Ustadz Huzin.
Kata Huzin, ketiga bocah berasal Desa Menduk, Kecamatan Mendo Barat ini rencananya akan ditinggal di Panti Asuhan Al-Kautsar bersama ke 60 – an anak lainnya.
“Kemarin itu dibawa sama Ibu dari PKK untuk jadwal therapi Psikolog. Tapi dia menangis tak berhenti berhenti. Jadi jadwal therapinya ditunda dulu”, cerita.
Bunga kepada wartawan saat ditanya menginginkan sesuatu mainan. Dengan spontan bocah bermata bulat ini menunjukan latto latto yang sedang dipegang ustadz Huzin.
Terpantau oleh wartawan, untuk berkomunikasi ketiganya masih kurang fokus dan belum banyak memahami kosakata umum. Sehingga ketiganya kerab berinteraksi menggunakan bahasa tubuh.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.