Lebih lanjut, berkenaan dengan laporan tingginya  cemaran sampah mikroplastik di perairan sungai di Babel ini akan dibicarakan dirinya dengan Dinas Lingkungan Hidup Kehutanan (DLHK) Babel agar mendapatkan data akurat berikut dengan penanganannya.

“Sekarang memang belum kita dalami, maka kita belum tahu itu (laporan) apa sampah plastik dari konsumsi rumah tangga atau industri. Nanti saya koordinasikan dengan DLHK,” ungkapnya.

“Tapi kalau memang benar kita banyak menghasilkan mikroplastik itu pasti dan ukuran nano meter, itu dberbahaya. Kalaudia (mikroplastik) dimakan ikan, ikannya kita makan, berati kita makan plastik, kira-kira begitulah gambaran sederhananya,” tukasnya.

Baca Juga  Rektor UBB Prof. Dr. ibrahim, M.Si Resmi Menyandang Gelar Guru Besar