Capek-capek Buat Video Tapi Penonton Sedikit, Ini Lima Tips Video Kamu Biar Viral
Dari dari semua emosi tadi, untuk mendukung kita membuat video viral, konten yang lebih banyak dibagi adalah yang menggugah rasa penasaran.
3. Cobalah untuk melihat tren
Lalu, bila Anda ingin membuat video viral, cobalah untuk menyesuaikan isinya dengan topik yang sedang ngetren di internet. Cara ini dapat meningkatkan kemungkinan video Anda berakhir di deretan atas hasil pencarian Google.
Mulailah amati tren yang sedang terjadi dengan cermat. Bukan berarti Anda dapat secara membabi-buta menggunakan semua yang sedang menjadi tren. Coba sesuaikan angle video Anda dengan audiens yang Anda sasar.
Misalnya ketika Anda membuat parodi dari film yang sedang tren, coba gunakan pengetahuan dari viewer Anda. Bila Anda bicara dengan bahasa yang sama dengan Viewer Anda, dan menghadirkan ketertarikan yang sama, kemungkinan mereka membagi video Anda jelas lebih besar.
4. Tawarkan nilai lebih
Salah satu sifat dasar manusia adalah kompetitif. Kita selalu ingin jadi orang yang pertama kali tahu, pertama kali bisa, atau pertama kali memiliki. Video tutorial yang memberikan informasi atau cara untuk melakukan satu hal baru, besar kemungkinannya untuk dibagi oleh audiens. Sehingga, coba berikan tips praktis yang mudah mereka ikuti.
Ambil contoh Colin Furze. Do It Yourself blogger ini memiliki lebih dari 10 juta subscriber dan video-videonya telah menjaring lebih dari 100 juta penonton. Salah satu video Colin yang paling populer adalah Cara Membuat Hoverboard di rumah Video ini saja sudah ditonton lebih dari 48 juta penonton.
5. Buat dengan cara yang berkualitas
Ini bukan lagi zamannya video mendadak viral. The Wall Street Journal pernah menyebutkan, bahwa 9 dari 10 video YouTube yang paling viral beberapa tahun belakangan adalah yang diproduksi secara profesional.
Kondisi ini sangat berbeda dibanding jauh di tahun 2007, saat YouTube pertama kali mengeluarkan daftar 10 video teratasnya. Banyak video di dalam daftar tersebut dibuat secara amatir tanpa intensi untuk menarik audiens yang lebih luas.
Kini kondisi sudah berubah. Bukan hal baru, bahwa banyak influencers YouTube seperti RANS milik Rafi Ahmad yang memproduksi video mereka dengan serius, bahkan sampai melibatkan kru produksi layaknya pembuatan video komersial. Kondisi ini terjadi seiring meningkatnya kesadaran pengguna dalam memanfaatkan YouTube untuk membangun audiens.
Membuat video viral tidaklah semudah merekam dan membagi. Dengan mengikuti langkah-langkah tadi, Anda dapat meningkatkan kualitas dan isi video yang diproduksi yang pada akhirnya dapat meningkatkan kemungkinan video tersebut untuk menjadi viral. ***

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.