Aswin menambahkan, pihaknya mendalami kemungkinan adanya hubungan AW dengan tiga terduga pelaku terorisme yang sebelumnya ditangkap di Jakarta dan Tangerang.

“Masih didalami penyidik. Pada dasarnya terorisme adalah sebuah aksi yang dilakukan jaringan,” tukasnya.

Sebelumnya diberitakan, Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri mengamankan dua bom rakitan dan bahan peledak dari tangan terduga teroris berinisial AW (39). Hal ini disampaikan Kabag Bantuan Operasi (Banops) Densus 88 Antiteror Polri, Kombes Pol Aswin Siregar.
“Ada beberapa barang bukti (disita) di antaranya dua buah bom rakitan yang sudah jadi dan bahan-bahannya,” ujar Aswin Siregar. Dilansir dari pmjnews.com

Dengan temuan barang bukti bom rakitan ini, lanjut Aswin, menjadi bukti bahwa tersangka AW memiliki keinginan melakukan aksi teror dengan menggunakan bahan peledak.
Kendati begitu, Aswin menjelaskan pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait lokasi yang akan menjadi target tersangka untuk melakukan teror.

Baca Juga  Terima Masukan dan Keluhan dari Anggota, Kapolres Bangka Buka Keran di Polsek Belinyu

“Ada targetnya, tapi masih kami dalami (lokasi target),” ucapnya.