“Senang, terharu, ya begitulah rasanya. Awalnya dulu enggak nyangka rumah ini akan dibangun seperti ini. Karena kalau pakai dana sendiri rasanya enggak mungkin, penghasilan saya dari ngambil upah itu cuma cukup untuk makan,” katanya usai menerima Rumah Tinggal Layak Huni dari PT Timah Tbk.

Senada, diungkapkan Herman warga Desa Belo Laut, Kabupaten Bangka Barat yang tak menyangka rumahnya akan diperbaiki PT Timah Tbk. Pasalnya, rumahnya hampir roboh akibat termakan usia.

Sebelumnya, rumah Herman hampir roboh karena kerusakan seperti kayu-kayu yang sudah rapuh, atapnya yang terbuat dari pohon rumbia juga telah rusak. Dirinya yang berprofesi sebagai nelayan dengan penghasilan yang tidak menentu tidak bisa berbuat banyak untuk memperbaiki rumahnya.

Baca Juga  Wabup Debby: Forum Anak Adalah Ujung Tombak Penilaian Penghargaan KLA

“Tak bisa bicara apa apa lagi, semuanya bercampur, haru dan bahagia. Tak terpikirkan membuat rumah seperti ini. Terimakasih kepada PT Timah yang telah memperbaiki rumah kami,” katanya.

Sama halnya dengan Muhammad Afizal (24) Warga Desa Sawang Laut, Kecamatan Kundur Barat ini tak menyangka rumahnya akan dibangun kembali oleh PT Timah Tbk. Rumahnya rusak tertimpa pohon tumbang karena hujan disertai angin sehingga tidak bisa ditempati.

“Syukur Alhamdulillah sekarang rumah saya sudah dapat ditinggali bersama keluarga kecil dan terlihat semakin cantik dari pada sebelumnya,” ujar pria yang berprofesi sebagai nelayan ini.