Rektor UBB Prof. Dr. ibrahim, M.Si Resmi Menyandang Gelar Guru Besar
“Taruhan akan perpecahan ini amat sangat besar karena menyangkut komitmen kebangsaan kita dan penghargaan atas keberagaman,” sebutnya.
Ia juga menambahkan, mungkin banyak pihak yang tidak menyadari bahwa politik identitas dalam politik elektoral akan berdampak pada aspek kehidupan lainnya, yang berpotensi bergeser dari produk politik menjadi produk keseharian dan pada titik ini disadari juga bahwa politik identitas bersifat destruktif.
“Pada dimensi yang lebih luas, politisasi identitas terkoneksi oleh gagasan idealisasi demokrasi, dimana kita sejauh ini menyepakati bahwa ruhnya masih harus kita perjuangkan,” ungkapnya.
Oleh sebabnya, ia menaruh perhatian pada isu ini. Disamping karena ia menjadi salah satu kajian utama pada riset-riset yang dilakukannya.
“Saya ingin sekali mengajak kita semua untuk memahami setiap proses politik, baik elektoral maupun non elektoral, secara objektif,” imbuhnya.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.