Pada laga ini, Jojo sejatinya juga revans kepada Sgi Yu Qi seusai di pertemuan terakhir pada babak 16 besar Olimpiade Tokyo 2020, dirinya takluk dengan skor 11-21, 9-21.

TIdak heran setelah laga selesai, Jojo mengaku senang dan lega dengan meluapkan dalam selebrasi kemenangannya.

“Saya sangat emosional saat melakukan selebrasi kemenangan karena memang besok saya akan menjalani final kedua saya di Istora Senayan setelah Asian Games,” kata Jojo.

“Perjuangan keras saya bersama tim pelatih akhirnya terbayar, untuk itu saya merayakannya bersama di lapangan. Saya juga spontan di laga ini seusai meraih kemenangan dengan skor tipis jadinya seperti itu,” tambah Jojo.

Tidak lupa Jojo memberikan apresiasi buat pendukung di Istora Senayan yang turut memberikan dukungan buatnya saat berada di lapangan. Dukungan tersebut dianggap Jojo tidak berubah bahkan sejak Jojo belum menjadi pebulutangkis dan masih menonton dari tribun penonton.

Baca Juga  Performanya Terus Naik Tunggal Putra Anthony Ginting Melaju Ke 16 Besar Daihatsu Indonesia Masters 2023

“Dukungan penonton Istora Senayan tidak pernah mengendur sejak saya menjadi penonton melihat pebulutangkis senior macam Taufik Hidayat, Simon Santoso hingga Tommy Sugiarto. Hal itu sangat luar biasa sekali,” tambah Jojo.

Dengan hasil ini, Jojo lolos ke final turnamen berhadiah 420 ribu dolar AS dan akan menantang pemenang laga antara Chico Aura Dwi Wardoyo dan Ng Ka Long Angus (Hong Kong).

Jojo berharap Chico mampu menembus partai final sehingga menciptakan final sesama wakil Indonesia di laga pemungkas turnamen BWF World Tour Super 500 tersebut.

“Mari sama-sama mendoakan supaya Chico juga bisa melangkah ke partai final,” pungkas runner up Badminton Asia Championships 2022 itu. (***).

Baca Juga  Tenis Tunggal Putra Babar Kembali Sabet Emas usai Tekuk Bangka dengan Skor 2-0