Rudianto juga berharap perayaan keagamaan tidak hanya dirayakan oleh Pangkalpinang saja. Namun juga di seluruh wilayah Bangka Belitung. Mulai dari Pangkalpinang, Kepala daerah lain digerakkan untuk melakukan terobosan seperti ini.

“Dari Pangkalpinang digelorakan fanghin tonghin jitjong. Semoga juga kepala daerah lain digerakkan untuk melakukan hal serupa,” tutupnya.

Sementara, Wako Molen mengatakan, hari ini mencatatkan sejarah baru. Rumah Wali Kota di pasang lampion sampai di dalam sini. Dia juga merasa bangga dengan keberagaman dan kebersamaan tidak ada perbedaan.

“Kita tandakan bahwa hari ini tonghin fangin jitjong. Jangan coba-coba ada konflik sara wali kota akan menjaganya. Jangan sampai kita tidak menunjukkan toleransi dan kerukunan umat beragama. Babel harus masuk terus lima besar kerukunan umat beragama,” tegas Molen.

Baca Juga  Pilwako Pangkalpinang 2024, DPC PPP dan DPC Demokrat Sepakat Berkoalisi

Dia juga menyampaikan maaf apabila dalam kebersamaan malam ini belum meriah dan seadanya. Tapi artinya mulai dari sini menimbulkan marwah baru, bahwa sara tidak ada.

“Kita tunjukkan kebersamaan mulai dari titik nol. Dari perbedaan menjadi suatu kekuatan kita bersama,” tukasnya.