“Kami melalui media komunikasi dan sosialisasi memberikan pemahaman dan pendidikan kepada anak menjaga kesehatan,” ujarnya.

 

Tugas dan tanggung jawab ini katanya menjadi kewajiban semua pihak. Bagaimana pihaknya sudah berupaya melaksanakan sosialisasi persoalan masalah bahaya terjadinya bencana banjir. Memberikan pemahamanan peserta didik arti penting menjaga kesehatan. 

 

“Bekerjasama dengan pihak sekolah membantu kegiatan menjaga kesehatan dan kebersihan. Kami kapanpun siap membantu pihak sekolah,” tuturnya.

 

Sejauh ini, ada 8 titik menjadi skala prioritas rawan banjir. Seperti di SMP dan SD Muhammadiyah, SDN 4, SDN 36, AD Theresia dan beberapa titik lain. 

 

“Semua sudah kita kunjungi. Kita rutin melakukan Goes to School untuk memberikan edukasi kepada para peserta didik,” tukasnya.

Baca Juga  Kajati Babel Sebut akan ada Kejutan di Peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke-63