Ia menyebutkan, kolam bekas tambang untuk menjadi kolam perlu dilakukan treatment seperti penataan perapian pinggir-pinggir kolong, kemudian ditambahkan kompos dan dolomit. 

 

“Awalnya Ph kolong ini asam,  sekarang Ph nya sudah mendekati netral. Alga-alga sudah tumbuh dan ikan pun hidup di eks kolong tersebut,” katanya. 

 

Anugrah berharap dengan adanya kegiatan mancing ini Kampoeng Reklamasi Air Jangkang semakin dikenal masyarakat. 

 

“Dengan semakin banyak event Kampoeng Reklamasi Air Jangkang semakin dikenal masyarakat dan bisa menjadi pilihan destinasi wisata,” harapnya.

Baca Juga  Hari Jadi Pertambangan dan Energi 2025: PT Timah Fokus Hilirisasi dan Pengembangan Mineral Ikutan