Diakui Maulana, Rabu pagi tadi kondisi air PDAM di kediamannya sudah kembali normal. Namun ia berharap ke depannya PDAM Tirta Bangka dapat menjaga kualitas pelayanan air bersih kepada pelanggan sesuai dengan iuran yang menurutnya lumayan mahal.

 

“Pagi ini sudah bersih. Semoga tidak terjadi lagi. Capek nguras bak. Apalagi iurannya tidak sedikit. Saya paling kecil bayar iuran PDAM itu tidak pernah dibawah Rp. 100 ribu”, katanya.

 

Sayangnya, PLT Direktur PDAM Tirta Bangka, Rudi belum merespon saat timelines.id berupaya mengubunginya Rabu pagi tadi.

Baca Juga  Lahan Bekas Tambang Ditata Jadi Lokasi Pembangunan Sekolah, PT Timah Klaim Tahun 2022 Realisasi Reklamasi TINS Capai 100 Persen