Apa? Bagaimana bisa? Mereka terlanjur memandangku sebagai figur yang buruk. Bagaimana mungkin itu akan berubah hanya dalam hitungan detik? Kalau aku adalah orang yang baik dan hebat, kenapa ini terus menerus terjadi?

Tidak ada yang sempurna, kau pasti tahu itu. Adanya mereka iri padamu. Itu sebabnya mereka mengatakan dan memperlakukanmu dengan jahat.

Benar, tidak ada manusia yang sempurna dan tidak akan ada yang sempurna selain yang di atas. Aku penuh celah dan lubang, tapi aku tidak berbeda apalagi jahat. Aku hanya korban dari ketidakadilan hukum alam, aku hanya butuh keyakinan.

Aku harus tegas untuk mendapatkan apa yang ingin kudapatkan. Aku harus mengeluarkan isi hatiku dan aku tidak bisa terus menyenangkan orang lain. Apa yang hatiku bilang itu benar, dia mencoba membangkitkan semangatku lagi.

Baca Juga  Sebut Saja Bunga

Tuhan tidak pernah menciptakan manusia yang sempurna, itu sebabnya sekarang aku memiliki celah, bukan karena aku ceroboh atau apa. Aku harusnya yakin kalau aku akan menghadapi ini, bukannya berusaha lari dari kenyataan yang nyatanya dimiliki semua orang.

Berbahagialah, aku akan selalu ada untukmu.

Aku berdiri di depan cermin. Menggosok wajahku yang sembab dengan kedua tanganku. Lingkaran hitam tampak di bawah mataku. Aku bertanya-tanya sekarang apakah orang-orang terkasihku, seperti keluargaku akan tetap menerimaku walaupun aku berubah. Selama ini aku berusaha untuk yang sia-sia.

Berjuanglah, masih banyak yang mencintaimu.

Ketika kuingat-ingat lagi, mereka mengatakan hal menyakitkan itu karena mereka peduli dan menyayangiku. Mungkin tidak akan sampai ke pikiranku, tapi setidaknya aku tahu itu lewat hatiku. Mereka melakukan hal yang tidak kusuka juga karena mereka peduli dan ingin yang terbaik untukku, tapi aku juga harus menunjukkan pada mereka apa yang terbaik untukku. Aku yakin mereka akan melakukan apa saja untuk membuatku bahagia.

Baca Juga  Mati Suri

Aku memandangi bayanganku di cermin. Sekelibat memori indah yang ada di hidupku tiba-tiba lewat. Sayang sekali jika aku berhenti sampai di sini. Aku tersenyum memikirkan ini.

“Aku cantik, aku hebat, aku kuat, dan orang-orang akan mendengar kisahku.”

Kata-kata ini kuucap berulang kali untuk mendapat kekuatan entah dari mana. Aku sadar aku berharga, dan semua orang itu berharga bagaimanapun mereka. Aku masih di sini sekarang aku selalu ingat kalau aku masih berharga dan masih banyak orang membutuhkanku. Aku mencintai diriku apa adanya seperti ini. Tubuhku, jiwaku, hatiku, dan pikiranku, mereka semua adalah aku.

TAMAT

Catatan Kaki:

Alter Ego merupakan diri kedua yang dipercaya berbeda dari pada orang kebanyakan atau kepribadian yang sebenarnya.

Baca Juga  Bidadari Dunia (3)