“Kita terpaksa harus menolak peserta, karena kami ingin lebih fokus dalam mendampingi per peserta. Terlalu banyak peserta membuat kurang efektif dalam aktivitas mentoring. Tentu saja saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan para orang tua terhadap Kampung Dongeng Bangka Belitung sebagai wadah yang menamoung aktivitas literasi anak,” lanjut Bundes.

Antusias para orang tua terlihat dari kehadiran sejak awal hingga acara berakhir. Bahkan dalam beberapa permainan yang dilakukan, orang tua ikut bersama peserta untuk bergembira bersama

Di akhir kegiatan, para peserta diwajibkan tampil di depan teman-temannya untuk menyampaikan cerita yang disukainya.

“Tujuannya adalah anak berani dulu untuk tampil dan berbicara di depan umum. Setiap anak berproses sesuai dengan usia, pengalaman, minat dan suasana hatinya. Tak ada yang mudah, namun kami percaya pasti bisa. Dukungan dari orang tua juga sangat memberi pengaruh bagi perkembangan anak,” ujar Bundes.

Baca Juga  Hampir 5 Jam Perawat Tak Datang, Bocah 11 Bulan Meninggal Dunia di RSBT Pangkalpinang

Ia menambahkan, Kampung Dongeng Bangka Belitung hanya pemantik, eksekusi akhirnya tetap ada di orang tua.

“Kami berharap orang tua yang hadir juga dapat menyerap sebanyak-banyaknya informasi dari kegiatan ini sebagai modal untuk membimbing minat dan bakat anaknya di seni tutur ini,” pungkas Bundes. (rilis)