“Pesan saya ngarak telok herujo di sini dapat terus dijaga, dilestarikan khusus bagi generasi penerus. Karena tradisi ini sudah ditetapkan menjadi warisan budaya tak benda. Makanya kami dari berencana akan bangun pedestrian di depan kantor camat dengan ornamen telok herujo, ikon Airgegas,” katanya.

Selain itu, kata Riza, target setiap kegiatan yang dilaksanakan adalah peningkatan ekonomi di masyarakat khususnya di wilayah kecamatan. “Seperti melalui karnaval hari ini, dan apa yang sudah dilakukan ini dapat ditiru dan dicontoh oleh desa dan kecamatan lain,” harap Riza.

Sementara, Ketua Umun Karnaval Telok Herojo Yonsalakari ikut mengapresiasi antusiasme masyarakat yang sangat tinggi dalam mengikuti acara ini. Walaupun persiapan secara maksimal dilakukan dalam sepekan terakhir tapi dari apa yang terlihat semua rangkaian kegiatan berjalan lancar dan sukses.

Baca Juga  Jumat Curhat Polres Basel di Desa Rias, Warga Minta Polisi Rutin Patroli Malam Hari

“Acara ini memang ditunggu-tunggu masyarakat karena sempat tak digelar dua tahun terakhir. Makanya antusias cukup tinggi, saya sangat senang, bangga dan mengapresiasi masyarakat yang hadir. Terkhusus semua panitia baik dari Desa Airgegas pihak yang terlibat, sponsor yang telah membantu menyukseskan acara ini,” ungkapnya.

Festival Telok Herujo ini diikuti 51 peserta dari tingkat TK, SD, SMP, SMA, Pemdes, Umum se Airgegas.