“Kajian iya (di Pulau Gelasa), itu statusnya prototipe, mereka sudah melakukan kajian-kajian. Namun Pemkab Bateng merasa kami belum diajak bicara, belum kita bicara bersama,” tutur Dirjen Minerba Kementerian ESDM RI.

Rencana kajian PLTN Thorium di Pulau Gelasa ini juga adanya pro dan kontra, seperti berbagai pihak mengkhawatirkan hilangnya keindahan pulau tersebut. Namun, menurut dia, jika ditata baik-baik maka bisa hidup berdampingan.

“Itu kita dalami, tapi saya rasa itu tidak mengurangi keindahan Pulau Gelasa, menurut saya jika ditata baik-baik maka bisa hidup berdampingan,” pungkasnya.

Baca Juga  Tingkatkan Kompetensi, Ratusan Pendidik PAUD Ikut Workshop Pembelajaran Digital