ABK KM Harapan Kita Meninggal di Perairan Tanjung Merun Sadai
Kasat Polair Polres Basel, AKP Amri seizin Kapolres Basel AKBP Joko Isnawan mengungkapkan sebelum berlayar korban juga sempat berobat di klinik Jakarta Utara.
Rekan ABK menyebutkan Aho menderita penyakit asam gula, gula darah serta asam lambung.
Saat dievakuasi oleh Anggota Satpolair, Personel Ident Polres Basel dan BKO Ditpolair Polda Babel, tim gabungan menemukan obat gula darah, obat pereda nyeri, obat antibiotik serta obat racik di atas meja kamar tidur korban.
“Tidak ada tanda-tanda kekerasan akibat peristiwa itu. Korban setelah dievakuasi langsung dibawa ke RSUD Basel untuk divisum. Korban dimakamkan di Desa Sadai atas permintaan keluarga. Tim Satpolair mengurus korban dari awal hingga penguburan,” tutup Amri pada Minggu (19/2/2023) sore.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.