Ia berharap, hasil dari kunjungan kerja bisa menjadi salah satu rekomendasi Pemkot Pangkalpinang dalam penyusunan TPP yang sejalan dengan peraturan yang telah ditetapkan.

“Kita punya standar dan aturan yang menjadi rujukan dalam penerapan TPP ini. Jadi  kita tidak boleh melenceng dari ketetapan pusat, karena akan berdampak kepada pemeriksaan dari BPK. Intinya mari kita ikuti sesuai dengan aturannya,” ucapnya.

Sementara itu Asisten Administrasi Umum Pemkot Pangkalpinang Agusfendi mengatakan, dipilihnya Kabupaten Beltim sebagai tujuan kunjungan kerja dikarenakan Pemkab Beltim memiliki sistem yang sangat bagus dan sangat maju.

“Kami sangat mengapresiasi, karena yang namanya belajar itu kan di tempat yang bagus ya. Kiranya ini menjadi bagian dari tugas kami untuk meningkatkan tupoksi dari masing-masing OPD dengan menerapkan TPP yang sudah diatur sedemikian rupa sebagaimana yang telah dilakukan oleh Belitung Timur,” ujar Agusfendi.

Baca Juga  Kapolda Babel Cek Ketersedian Bahan Pokok di Pasar Pagi Pangkalpinang

Menurutnya hasil kunker akan ditindaklanjuti dengan melakukan kerja sama, baik berupa perjanjian kerja sama antar pemerintah maupun tindak berikutnya dengan masing-masing OPD terkait. Ia juga berharap, kegiatan pembelajaran ini bisa terapkan di Pemkot Pangkalpinang.

“Rencana selanjutnya kita memang follow up. Kami juga berharap kehadiran kami disini men-support teman-teman datang ke Pangkalpinang untuk saling sharing,” tandasnya. (Kominfo Beltim)