“Kami merasa dihormati karena museum ini menyediakan tempat, Vivian Bullwinkel untuk mengenang tragedi peristiwa Perang Dunia ke II,” sambungnya.

Pihaknya juga mengapresiasi PT Timah Tbk yang telah mendirikan MTI Muntok, bahkan menyiapkan galeri khsusus untuk mengenang peristiwa yang menjadi bagian dari sejarah.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Timah,sudah banyak mengakomodasi, peduli tentang tragedi perang dunia ke II. Saya sangat senang museum ini menjadi edukasi buat anak sekolah, mereka bisa mengetahui mempelajari tentang sejarah yang telah terjadi di kota Muntok,” ucapnya.

Senada, Arlene Bennet keluarga korban lainnya mengaku sangat senang dengan dukungan yang diberikan PT Timah Tbk selama mereka datang ke Muntok.

Baca Juga  Markus Dampingi Gubernur dan Forkopimda Babel Tinjau Arus Mudik Nataru di Pelabuhan Tanjung Kalian

“Kami sangat senang berkunjung kesini, PT Timah sangat terbuka dan mendukung kegiatan peringatan peristiwa korban Perang Dunia ke II,” ucapnya.

Sama halanya dengan Jessie (14) salah satu keluarga korban mengaku dirinya mengikuti orang tuanya untuk bisa memperingati peristiwa Perang Dunia ke II.

“Selain ingin mengetahui cerita Perang Dunia ke II yang korbannya keluarga kami. Saya sangat senang ke Museum, disini banyak yang tidak pernah dilihat di tempat lain,” kata Jessie.