Rudianto menerangkan, selama ini pemeliharaan rusa di penangkaran itu tidak ada kendala yang berarti dan berlangsung lancar.

“Kondisinya sehat-sehat semua dan hadirnya rusa ini memberikan dampak untuk edukasi masyarakat yang berkunjung,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Resor Konservasi Eksitu Wilayah XVIII Belitung, Junaidi mengatakan penangkaran Rusa Sambar di lokasi penangkaran Tambang Besar Primer Batu Besi PT Timah Tbk itu sangat luar biasa. Sebab ketika datang dulu badannya tidak terlalu gemuk, tapi sekarang gemuk-gemuk dan ada yang melahirkan.

“Secara kasat mata luar biasa, kondisi hewat gemuk-gemuk dan semakin baik,” katanya.

Oleh karena itu, Ia mengapresiasi langkah PT Timah Tbk dalam menjaga populasi rusa sambar ini.

Baca Juga  Bangun Ekosistem Musik Lokal, PT Timah Support Kreativitas Musisi Bangka Belitung

“Saya lihat kawan-kawan yang kerja juga sesuai dengan lingkungannya dan paham dan sesuai dengan harapan KSDA,” tandasnya. (Adv)